Hidroksipropil Metil Selulosa CAS:9004-65-3
Kinerja pengentalan yang sangat baik: Bahkan pada tingkat penambahan yang rendah, ia dapat secara efektif meningkatkan viskositas sistem.
Kemampuan penahanan air yang luar biasa: Ini meminimalkan kehilangan kelembapan pada aplikasi seperti bahan bangunan.
Kemampuan membentuk lapisan film: Membentuk lapisan film yang jernih, fleksibel, dan memiliki integritas yang baik. Stabilitas kimia: Tidak reaktif terhadap sebagian besar bahan kimia dan stabil pada rentang pH yang luas (3–11).
Gelasi termoreversibel: Larutan tersebut menjadi gel saat dipanaskan hingga titik gelasi dan kembali menjadi cairan saat didinginkan, sehingga ideal untuk formulasi farmasi yang dilepaskan secara bertahap.
Ramah lingkungan & aman: Tidak beracun, tidak menyebabkan iritasi, dan dapat terurai secara alami. Beberapa jenis yang dipilih telah disetujui untuk penggunaan dalam industri makanan dan farmasi.
Stabilitas yang ditingkatkan: Lebih tahan terhadap degradasi dibandingkan selulosa alami, dengan larutan yang lebih stabil.
Kompatibilitas yang baik: Kompatibel dengan berbagai macam pelarut, resin, dan elektrolit.
Hidroksipropil metilselulosa adalah gliserol eter dari metilselulosa. Gugus hidroksipropil dan metil di dalamnya terikat dengananhidrat cincin glukosa selulosa terikat melalui ikatan eter, menghasilkan selulosa berwarna putih hingga putih pudarbubuk atau partikel. Ia memiliki sifat yang serupa dengan metilselulosa dalam hal kelarutan dalam air dingin dan ketidaklarutan dalam air panas. Kelarutannya dalam pelarut organik lebih baik daripada dalam air, dan dapat larut dalam cairan anhidrat.metanol dan larutan etanol, serta dalam hidrokarbon dan keton terklorinasi dan pelarut organik lainnya. Ketika dilarutkan dalam air, larutan berairnya memiliki aktivitas permukaan, dan setelah mengering, ia membentuk lapisan film. Saat dipanaskan dan didinginkan, ia mengalami konversi reversibel dari bentuk sol menjadi gel. Dapat digunakan sendiri dalam minuman dingin, atau dikombinasikan dengan pengemulsi, penstabil, dll. Penggunaan maksimum dalam minuman dingin adalah 1%. Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi ini telah banyak diterapkan dalam berbagai industri seperti petrokimia, pembuatan kertas, kulit, percetakan dan pewarnaan tekstil, kedokteran, makanan, kosmetik, dan lain-lain. sebagai bahan pendispersi, pengental, perekat, eksipien, kapsul, pelapis tahan minyak, dan pengisi.
| Nama Parameter | Rentang/deskripsi umum |
| Penampilan | Bubuk putih atau putih pudar, tidak berbau dan tidak berasa. |
| Granularitas | 80-100 mesh (dapat disesuaikan sesuai kebutuhan) |
| Kandungan Metoksi | 19.0-30.0% |
| Kandungan hidroksipropil | 4.0-12.0% |
| Viskositas (larutan berair 2%, 20 ℃ ) | 5 mPa·s - 200.000 mPa·s (Spesifikasi umum: 50, 400, 4000, 15000 mPa·s, dll.) |
| Suhu gel | 50 - 90 ℃ (Bervariasi tergantung modelnya) |
| Nilai pH (larutan air 1%) | 5.0-8.0 |
| Penurunan berat badan kering | ≤5.0% |
| Kandungan abu | ≤1.0% |
| Transmitansi (larutan berair 2%) | ≥90% |
Aplikasi: Pengental, pengemulsi, penstabil.
Tindakan Pencegahan Saat Penggunaan:
-
Hidroksipropil metilselulosa memiliki sejumlah sifat luar biasa, sehingga cocok untuk makanan yang dipanggang, makanan berbentuk pasta, produk nutrisi, minuman berbasis susu, pai, isian, saus salad, dan makanan cepat saji. Dengan memanfaatkan karakteristik termogelnya, produk ini dapat digunakan dalam produksi makanan goreng—hal ini tidak hanya mengurangi konsumsi minyak goreng secara signifikan, tetapi juga menghasilkan tekstur yang berbeda dengan bagian luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut. Berkat ketahanannya terhadap asam/basa, aktivitas anti-enzim, sifat non-metabolik, dan kemampuannya untuk meningkatkan peristaltik usus, ia juga menjadi bahan utama dalam berbagai formulasi makanan kesehatan.
-
Lingkup Penggunaan dan Dosis (1) Sesuai dengan Standar Higienis Tiongkok untuk Penggunaan Bahan Tambahan Makanan (GB 2760—1996), bahan ini dapat ditambahkan ke dalam berbagai jenis makanan dalam jumlah yang sesuai berdasarkan kebutuhan produksi. (2) Referensi Praktis: Dengan memanfaatkan kemampuannya dalam membentuk lapisan film dan transmisi cahaya yang tinggi, produk ini dapat digunakan untuk membuat selongsong sosis protein dengan dosis 5%. Sebagai pengental untuk saus kuning telur (misalnya, HPMC-60RT400), dosis yang disarankan berkisar antara 0,5% hingga 2%.
Tujuan
Berfungsi sebagai pengental, penstabil, pengemulsi, agen pembentuk gel, dan agen penggantung.
Berfungsi sebagai bahan pendispersi untuk resin sintetis dan agen pembentuk untuk pelapis, serta berfungsi sebagai pengental.
Dalam industri tekstil, bahan ini digunakan sebagai pengental, pendispersi, perekat, pengemulsi, dan penstabil. Ini juga banyak digunakan dalam berbagai sektor seperti resin sintetis, petrokimia, keramik, pembuatan kertas, kulit, farmasi, makanan, kosmetik, dan sektor-sektor lainnya.
Bahan ini digunakan dalam resin sintetis, petrokimia, keramik, pembuatan kertas, percetakan dan pewarnaan tekstil, farmasi, makanan, kosmetik, dan industri kimia sehari-hari lainnya, berfungsi sebagai bahan pendispersi, pengental, perekat, eksipien, bahan kapsul, komponen pelapis tahan minyak, dan pengisi, di antara peran lainnya.



