Asam etilenadiaminatetraasetat CAS:60-00-4
Asam etilenadiaminatetraasetat, disingkat EDTA, adalah zat organik dengan rumus molekul C10H16N2O8. Dalam kondisi suhu dan tekanan standar, ia tampak seperti bubuk kristal berwarna putih. Sebagai ligand pengkelat tipikal, EDTA mampu membentuk kompleks stabil dengan ion logam divalus termasuk ion magnesium, kalsium, mangan, dan besi.
Mengingat bahwa banyak nuklease dan protease tertentu bergantung pada ion magnesium untuk mempertahankan aktivitas katalitiknya, EDTA banyak digunakan untuk menghambat enzim-enzim tersebut. Selain itu, ia dapat digunakan untuk mengatasi pengaruh penghambatan yang dilakukan oleh ion logam berat pada berbagai sistem enzim.
Asam etilenadiaminatetraasetat berfungsi sebagai prekursor asam dari edetate dan berperan sebagai senyawa pengkelat yang efektif, dengan kemampuan untuk menahan hiperkalsiemia dan menghambat koagulasi darah. Ia dapat berikatan dengan ion kalsium dan ion logam berat untuk menghasilkan kompleks koordinasi yang larut dan sangat stabil. Zat ini banyak digunakan sebagai antikoagulan dalam pengambilan sampel darah dan juga digunakan dalam intervensi klinis untuk keracunan timbal.
| Kepadatan | 1,6±0,1 g/cm3 |
| Titik didih | 614.2±55.0 ° C pada 760 mmHg |
| Titik lebur | 250 ° C (Desember)(secara harfiah) |
| Rumus molekul | C10H16N2O8 |
| Berat molekul | 292.243 |
| Titik nyala api | 325.2±31.5 ° C |
| Massa yang presisi | 292.090668 |
| PSA | 155.68 |
| LogP | -0.43 |
| InChIKey | KCXVZYZYPLLWCC-UHFFFAOYSA-N |
| SAMAHSALING MENIMBANGI WAPISAN MUKA | O=C(O)CN(CCN(CC(=O)O)CC(=O)O)CC(=O)O |
| Karakteristik penampilan | Kristal atau bubuk putih |
| Tekanan uap | 0,0±3,8 mmHg pada suhu 25 ° C |
| Indeks refraksi | 1.58 |
| Kondisi penyimpanan | 1. Simpan di tempat yang sejuk dan kering. |
| 2. Jangan dicampur dengan bahan kimia alkali. | |
| Stabilitas | 1. Kelarutannya dalam air adalah 0,5g/L (pada suhu 25°C). ℃ ). Reaksi dekarboksilasi akan terjadi ketika dipanaskan hingga 150 derajat. ℃ . |
| 2. Sebaiknya dihindari agar tidak tertelan, terhirup, atau bersentuhan dengan kulit atau mata. | |
| 3. Ia dapat membentuk kompleks stabil dengan berbagai ion logam dan umumnya digunakan sebagai agen pengompleks dalam pelapisan elektro dan pelapisan kimia. | |
| Kelarutan dalam air | 0,5 g/L (25 ºC) |
| Struktur molekul | 1. Indeks refraksi molekuler: 62,07 |
| 2. Volume molar (cm³/mol): 186,6 | |
| 3. Volume isoterma (90,2K): 568,5 | |
| 4. Tegangan permukaan (dyne/cm): 86,1 | |
| 5. Polarisabilitas (10⁻²⁴ cm³): 24,60 |



